BLOGGER TEMPLATES AND YouTube Layouts »

Selasa, 20 November 2012

Makalah Sejarah Kerajaan Tarumanegara

Makalah Kerajaan Tarumanegara (Tugas TIK) Nama : Puspita diana s Kelas : XI IPS 2 No : 17 SMA N 2 Ungaran Tahun Ajaran 2012-2013 Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat ridho-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah “Kerajaan tarumanegara”. Keberhasilan dalam penyusunan makalah ini mengalami beberapa masalah,namun berkat bimbingan,arahan,dan dorongan yang di berikan oleh berbagai pihak kepada penulis. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bu Lilis Sugiyanti ,selaku guru pengajar yang telah memberi arahan dan motivasi bagi saya atas terselesaikannya makalah ini. 2. Para guru SMA Negeri 2 Ungaran yang telah mencurahkan ilmu dan memberdayakan kualitas intelektual penulis. 3. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang telah membantu penyelesaian makalah ini. Penulis sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,oleh sebab itu kritik dan saran yang membangun demi kebaikan makalah ini sangat penulis harapkan. Meskipun demikian,penulis tetap berharap agar makalah ini dapat bermanfaat dan bisa memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Ungaran, 28 September 2012 Penulis Puspita Diana s. DAFTAR ISI Halaman Judul........................................................................................................ 1 Kata pengantar....................................................................................................... 2 BAB I Pendahuluan a. Latar belakang...................................................................................... 4 b. Rumusan Masalah................................................................................ 4 c. Tujuan Penelitian.................................................................................. 5 BAB II Pembahasan a. Pengertian Kerajaan Tarumanegara.................................................. 6 b. Letak Kerajaan Tarumanegara.......................................................... 7 c. Perkembangan kerajaan Tarumanegara........................................... 8 d. Sumber sejarah kerajaan Tarumanegara.......................................... 9 e. Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara................................................. 10 BAB III Penutup a. Kesimpulan............................................................................................ 11 b. Saran...................................................................................................... 11 Daftar Pustaka....................................................................................... 12 BAB 1 Pendahuluan 1. Latar Belakang Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan yang memeluk agama hindu. Dan masih percaya dengan animisme. Selain itu kerajaan tarumanegara merupakan kerajaan tertua kedua yang ada di Nusantara. Kerajaan ini juga memiliki beberapa sumber sejarah yang menarik untuk di pelajari. Dan juga dapat membuka wawasan kita serta dapat mendorong kita untuk belajar sejarah kerajaan di Nusantara pada masa lampau. Selain itu memiliki perkembangan dalam bidang politik, sosial, ekonomi, serta berbagai peninggalan sejarah yang di tinggalkan. Dari semua itu membuktikan bahwa kekayaan sejarah di Indonesia memiliki kebudayaan yang menarik serta perlu di pelajari. Begitu pula tujuan penulis menulis makalah tentang “Kerajaan Tarumanegara” untuk memperkenalkan kerajaan di masa lampau serta menggali berbagai informasi menarik untuk dipelajari. 2. Perumusan Masalah a. Apa pengertian dari kerajaan tarumanegara ? b. Dimana letak kerajaan Tarumanegara ? c. Bagaimana proses perkembangannya ? d. Apa saja sumber-sumber sejarah yang ada di kerajaan Tarumanegara ? e. Bagaimana runtuhnya Kerajaan Tarumanegara ? 3. Tujuan Penelitian a. Mengetahui pengertian kerajaan tarumanegara b. Mengetahui dimana letak kerajaan Tarumanegara c. Mengetahui proses perkembangan kerajaan tarumanegara d. Mengetahui sumber sejarah kerajaan tarumanegara e. Mampu mengenalkan tentang kerajaan di masa lampau BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Kerajaan Tarumanegara Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan, terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu. Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada, tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Selesai penggalian, sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Lima di Bogor, satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. B. Letak Kerajaan Tarumanegara Letak antara sungai Citarum dengan Cisadani, sedangkan Purbacaraka berdasarka prasasti tugu mengatakan bahwa kerajaan tarumanegara terletak di daerah bekasi. Mengenai letak ibukota Tarumanegara dengan keratonnya masih belum bisa dipastikan. Tetapi berdasarkan ilmu bahasa Prof Dr. Poerbatjaraka memperkirakan bahwa letak Keraton Taruma itu di daerah Bekasi, dengan alasan bahwa Sungai Chandrabhaga dalam ucapan orang menjadi Sasihbaga yang lambat laun berubah menjadi Baga Sasih dan akhirnya Bekasi. Di daerah Bekasi, sejak tahun-tahun yang lalu telah ditemukan alat-alat prasejarah seperti pahat dan kapak batu serta pecahan-pecahan periuk. Kecuali benda-benda prasejarah juga terdapat benda-benda yang sudah masuk masa-masa jauh setelah zaman Batu-Baru dan Perunggu Besi. Tidak jauh dari Bekasi yakni di Cibuaya, Rengasdengklok pada tahun 1952 pernah ditemukan area Wishnu yang usianya kurang lebih dari abad ke-7, dimungkinkan area tersebut berasal dari masa Tarumanegara. C. Perkembangan Kerajaan Tarumanegara Masa Perkembangan  Kehidupan Ekonomi Pada prasasti Tugu dinyatakan bahwa Raja Purnawarman memerintahkan untuk membuat sebuah terusan sepanjang 6122 tombak. Pembangunan terusan ini mempunyai arti ekonomis yang besar bagi masyarakat, karena dapat dipergunakan sebagai sarana pencegah banjir dan sarana lalu lintas pelayaran perdagangan antar daerah di kerajaan Tarumanegara atau dengan dunia luar. Sedangkan pada Catatan Fa-Hien,seoarang musafir Cina,masyarakat Tarumanegara sudah melakukan kegiatan berdagang.Barang yg diperdagangkan antara lain beras dan kayu jati.  Kehidupan Politik Catatan dari Fa-Hien memberikan penjelasan bahwa Kerajaan Tarumanegara stabilitas politiknya berjalan dengan baik.Kondisi ini tergambar dari adanya laporan majunya perekonomian kerjaan tersebut.  Kehidupan Sosial Pada prasasti ciareteun di sebutkan bahwa telapak kaki raja Purnawarman di samakan dengan telapak kaki Dewa Wisnu, dimana dewa Wisnu dipandang sebagai dewa pelindung dunia. Jadi raja Purnawarman adalah seorang raja yang terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan raktyatnya. Masyarakat Kerajaan Tarumanegara juga sudah menanamkan sikap gotong royong,dibuktikan dengan dari isi prasasti Tugu.Masyarakat Kejaraan Tarumaegara menganut agama Hindu-Buddha dan sebagian masyarakat menganut animisme & dinamisme. D. Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara Bukti pertama : 1. Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan, lima di Bogor, satu di Jakarta dan satu lagi di Lebak Banten. Ketujuh prasasti tersebut yaitu : Prasasti Kebon Kopi, dibuat sekitar 400 M, ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig,di Ciampea, Bogor. Pada prasasti ini ditemukan pahatan gambar tapak kaki gajah yang disamkan dengan tapak kaki gajah Airawata. Prasasti Muara Cianten, ditemukan di Ciampea, Bogor. Prasasti Jambu,ditemukan di Nanggung, Bogor. Prasasti ini menerangkan bahwa Raja Purnawarman itu gagah dan merupakan pemimpin yang termahsyur. Prasasti Pasir Awi, ditemukan di Citeureup, Bogor. Prasasti ini bertuliskan huruf ikan yang sampai saat ini belum bisa dibaca. Prastasi Lebak,menerangkan tentang perwiraan,keagungaan dan keberaniaan Purnawarmaan Prastasi Tugu,Prastasi ini menerangkan tentang penggalian saluran Gomati dan sungai Candrabaga Prastasi Ciarutuen,Pada Prastasi ini didapatkan sepasang telapak kaki Raja Purnawarman 2. Sumber Berita Cina a. Tulisan Fa Hien, seorang musafir Cina menulis bahwa di Yepoti (Jawa Dwipa) hanya sedikit orang yang beragama Buddha, tetapi kaum Brahmana lebih banyak. b. Berita dari Dinasti Sui yang menyebutkan bahwa Tolomo (Taruma) mengirimkan utusan ke Cina pada tahun 528 M, dan 535 M. c. Berita dari Dinasti Tang, menyebutkan bahwa pada tahun 666 M utusan Tolomo datang ke China. E. Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara Runtuhnya Kerajaan Tarumnegara bermula dari kepercayaan yang diberikan oleh seorang raja kepada pmerintah daerah dibawah raja, untuk memimpin wilayahnya sendiri. Lalu, kebiasaan memberikan warisan wilayah atau daerah kepada putra dan putri mahkota, yang lantas membuat kerajaan baru diwilayah tersebut. Hali itu membuat kekuasaan raja menjadi lemah dan gampang diserang musuh. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berakhir abad ke-7 M. Karena sejak abad tersebut tidak ada lagi berita-berita yang dapat dihubungkan dengan nama rajanya. Menurut Ir. J.L. Moens dari Prasasti Kota Kapur ± 686 M di Pulau Bangka, runtuhnya Kerajaan Tarumanegara pada akhir abad tersebut disebabkan kekuasaan Sriwijaya Bab III Penutup a. Kesimpulan Dari apa yang telah kami sampikan tadi, dapat di simpulkan pengaruh kebudayaan India di Indonesia tidak hanya menunjuk pada perkembangan ajaran Hindu – Budha, tetapi juga pada aspek lain missal aspek politik, ekonomi, sosial budaya dan lain sebaginya Dalam proses akulturasi, Indonesia sangat berperan aktif. Hal ini terlihat dari peninggalan – peninggalan yang tidak sepenuhnya merupakan hasil jiplakan kebudayaan India Meskipun corak dan sifat kebudayaan di pengaruhi India. Namun dalam perkembangannya Indonesia mampu menghasilkan kebudayaan kepribadian sendiri . b. Saran Dari keberadaanya kerajaan Tarumanegara di wilayah kita pada masa yang lalu. Maka kita wajib mensyukurinya. Rasa syukur tersebut dapat dalam sikap dan perilaku dengan hati yang tulus serta di dorong rasa tanggung jawab yang tinggi untuk melestarikan dan memelihara budaya nenek moyang kita. Jika kita ikut berpartisipasi dalam menjamin kelestariannya berarti kita ikut mengangkat derajat dan jati diri bangsa. Oleh karena itu marilah kita bersama – sama menjaga dan memelihara peninggalan budaya bangsa yang menjadi kebanggaan kita semua. DAFTAR PUSTAKA Internet Kartodirdjo, Sartono. 1975. Sejarah Nasional Indonesia II- Jaman Kuno (1 M- 1500 M). Jakarta: Balai Pustaka. Widiarto, Tri dan Esther Arianti.2007. Masa Pengaruh Hindu Budha di Indonesia. Salatiga: Widya Sari Press. Y, Yongky. 2003. Menyingkap Misteri Ratu Laut Selatan- Banyu Bening Gelang Kencana. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia. www.anakciremai.com.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar